Buku Fav

  • Lima Sekawan
  • Harry Potter
  • La Tahzan

Rabu, 14 Januari 2015

Pengembangan Koleksi di Perpustakaan Sekolah Dasar

Pengembangan Koleksi di Perpustakaan Sekolah Dasar

I.                   Pendahuluan
Perpustakaan menurut UU Republik Indonesia nomor 43 tahun 2007 adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan atau karya rekam secara profesional dengan sistem baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, peneliatian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.
Perpustakaan sekolah adalah salah satu jenis perpustakaan di Indonesia seperti yang tercantum dalam Bab VII pasal 20 UU RI No. 43 tahun 2007. Perpustakaan sekolah merupakan  bagian integral dari lembaga yang bernama sekolah, bukan sesuatu yang berdiri sendiri.
Setiap sekolah/madrasah harus menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan standar nasional pendidikan. Perpustakaan sekolah wajib memiliki koleksi buku teks pelajaran yang ditetapkan sebagai buku teks wajib pada satuan pendidikan yang bersangkutan dalam jumlah yang mencukupi untuk melayani semua peserta didik dan pendidik. Selain itu perpustakaan sekolah/madrasah juga mengembangkan koleksi lain yang mendukung pelaksanaan kurikulum pendidikan, mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi dan terakhir mengalokasikan dana 5% dari belanja operasional sekolah/madrasah.
Acuan normatif adanya perpustakaan sekolah dan sarana prasarananya yaitu:
1.      UU RI No. 43 tahun 2007 tentang perpustakaan
2.      Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah SNP no
3.      Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang standar sarana dan prasarana untuk sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah
4.      Permendiknas No. 25 tahun 2008 tentang standar tenaga perpustakaan sekolah/madrasah
5.      Daftar tajuk subyek perpustakaan nasional 2010
6.      Peraturan pengatalogan Indonesia 2007

II.                Ruang Lingkup Perpustakaan Sekolah

Tugas dan Fungsi Perpustakaan Sekolah
Pada dasarnya perpustakaan sekolah  bertujuan untuk menunjang proses pendidikan yang ada di sekolah yang bersangkutan. 7  fungsi  perpustakaan sekolah yaitu fungsi pendidikan, fungsi informasi, fungsi penelitian, fungsi rekreasi, fungsi kebudayaan, fungsi kreativitas, dan fungsi dokumentasi. Sedangkan sasaran perpustakaan sekolah adalah terwujudnya sumber belajar yang menjadi pusat kegiatan dan peningkatan bakat dan minat lingkungan sekolah serta dapat terwujudnya kebiasaan membaca dan belajar mandiri di kalangan siswa.

Kebijakan Pengembangan Koleksi
Kebijakan pengembangan koleksi perpustakaan sekolah disesuaikan dengan kebutuhan pemustaka dan kebutuhan kurikulum yang diberlakukan.

Koleksi Perpustakaan Sekolah
Koleksi perpustakaan sekolah dasar/MI dalam standar nasional perpustakaan SD/MI terdiri dari buku buku pelajaran dan pengayaan, tebitan berkala dan audio visual.

Pemustaka Perpustakaan Sekolah
Kebijakan pengembangan koleksi perpustakaan sekolah disesuaikan dengan kondisi, umur dan situasi pemustaka perpustakaan sekolah. Perpustakaan sekolah Dasar/MI memiliki pemustaka antara usia 7 tahun hingga 12 tahun dan tenaga kependidikan.


III.             Kebijakan Teknis Pengembangan Koleksi Perpustakaan Sekolah
Tujuan Kebijakan pengembangan koleksi
Kebijakan pengembangan koleksi merupakan serangkaian keputusan atau ketentuan teknis yang ditetapkan untuk pengembangan koleksi layanan di Perpustakaan Sekolah. Kebijakan ini bertujuan agar koleksi yang ada dan akan dikembangkan dapat berguna dan bermanfaat semaksimal mungkin bagi pemustaka perpustakaan sekolah dasarr/MI yang bersangkutan.

Kebijakan teknis bahan dan jenis koleksi yang akan dikembangkan
Perpustakaan sekolah memiliki kemampuan sumber daya manusia dan kemampuan financial berbeda-beda. Oleh karena itu perpustakaan dapat membuat kebijakan bahan pustaka apa yang akan dikembangkan seperti bahan tercetak dan audio visual. Berdasarkan SNP Sekolah dasar maka perpustakaan sekolah harus menyiapkan bahan tercetak dan audio visual.
Jenis koleksi berdasarkan SNP sekolah dasar dan MI perpustakaan sekolah harus memiliki buku teks, buku penunjang kurikulum, buku bacaan, buku referensi, buku biografi, terbitan berkala dan koleksi audio visual.




Kebijakan teknis bahan pustaka hadiah, hibah dan tukar menukar
Penerimaan hadiah seperti dari alumni atau siswa yang lulus di tahun berjalan diharapkan sesuai dengan kebutuhan pemustaka sekolah perpustakaan yang meliputi tidak berkenaan sara dan konten negative lainnya.
Kebijakan penyensoran
Perpustakaan sekolah perlu melakukan penyensoran pada bahan pustaka yang  terdapat konten mengandung sara, mengandung pornografi dan hal-hal negative atau provokatif yang dapat berbahaya bagi pemustaka perpsutakaan sekolah.

Kebijakan weeding
Perpustakaan sekolah harus melaksanakan penyiangan atau weeding minimal 1 tahun sekali. Bahan pustaka yang diweeding antara lain karena sudah kadaluarsa atau tidak relevan, bahan pustaka sudah rusak atau tidak layak dilayankan lagi.

IV.             Mekanisme Kerja Pengadaan

Prinsip seleksi
Untuk melakukan kegiatan tersebut para selektor harus mengetahui prinsip dasar seleksi bahan pustaka. Ketentuan tentang bagaimana melakukan seleksi, siapa yang berhak melakukan seleksi, alat bantu seleksi apa yang digunakan, dan bahan pustaka apa saja yang akan ditambahkan untuk pengembangan koleksi, menjadi tanggung jawab pustakawan perpustakaan sekolah.

Kriteria seleksi
Terdapat dua kriteria pemilihan dalam menyeleksi bahan pustaka, yaitu Untuk pengadaan koleksi yang berkualitas, dapat ditinjau dari 9 aspek, yaitu : aspek tujuan, aspek mutu, aspek isi, aspek bentuk dan format penyajian, aspek fisik buku, aspek kepengarangan, aspek keberadaan koleksi di jajaran, aspek bahasa, dan aspek harga bahan perpustakaan.dan berdasarkan waktu (kemutakhiran) penerbitan bahan pustaka.

Metode seleksi
Metode seleksi dengan penelusuran judul, pemilihan judul, verifikasi, penusunan daftar hasil seleksi

Alat bantu seleksi
Alat bantu seleksi dapat digunakan pustakawan untuk memilih dan menetapkan bahan pustaka yang akan diadakan. OJ samping itu alat bantu seleksi tersebut juga dapat digunakan sebagai alat identifikasi dan verifikasi apakah bahan pustaka yang dipilih sudah/masih ada di pasaran. Menurut jenis informasi, alat bantu seleksi memuat dua jenis informasi:1. informasi yang diberikan dalam alat bantu tersebut tidak terbatas pada data bibliorgafis saja, tetapi juga memuat keterangan tentang isi bahan pustaka, berupa anotasi, resensi atau tinjauan (review).2. informasi yang diberikan dalam alat bantu hanya berupa data bibliografis berupa judul yang telah atau akan diterbitkan, pengarang, penerbit, kala terbit,tahun terbit, dan kadang-kadang disertai harga
Prosedur Pengadaan Bahan Pustaka dapat dilakukan dengan tiga kegiatan yaitu : Seleksi,
3. Verifikasi,   yaitu melakukan kegiatan memeriksa data bibliografi bahan pustaka dengan cara mencari informasi pada masterfile Jajaran kartu katalog), shelflist (daftar koleksi),katalog penerbit, book in print, dan sejenisnya, untuk mengetahui antara lain;apakah bahan pustaka pernah dimiliki atau untuk mengetahui validasi data bibliografi dari bahan pustaka tersebut. Kelengkapan data yang diperlukan untuk verifikasi adalah:
a. pengarang,
b. judul.
c. penerjemah/penyunting,
d. penerbit, tempat terbit dan tahun terbit,
e. edisi (cetakan), jilid.
f. isi,
g. jumlah eksemplar,
h. harga, dan ISBN/ISSN.

4. Hunting dan Survai Bahan Pustaka. Langkah-langkah kongkrit dalam pengembangan koleksi adalah yang dapat dilakukan adalah : membeli buku-buku murah pada saat diadakan pameran, menjadikan perpustakaan sebagai pusat deposit, menjalin kerjasama dengan pihak luar, serta mencari donatur buku atau bahan pustaka, baik dari pihak pemerintah, swasta mapun donatur pribadi. Strategi untuk dapat menyajikan koleksi perpustakaan secara cepat, tepat dan efektif adalah dengan menggunakan katalog online, yang mempunyai beberapa manfaat yaitu : penelusuran informasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat, penelusuran dapat dilakukan dimana saja tidak harus datang ke perpustakaan, menghemat waktu dan tenaga, pengguna dapat mengetahui keberadaan koleksi dan status koleksi apakah sedang dipinjam atau tidak, pengguna mendapatkan peluang lebih banyak dalam menelusur bahan pustaka, serta dapat menemukan kembali bahan pustaka yang dibutuhkan. Cara yang dilakukan perpustakaan untuk mempertemukan pengguna dengan sumber-sumber koleksi adalah : ready reference question adalah menjawab pertanyaan secara cepat dengan melakukan konsultasi atau menggunakan 1 atau 2 alat bantu, Informasi dan layanan rujukan (information and referall service), 3. Kerjasama (cooperative reference service), Selective dissemination of information adalah menyediakan layanan informasi terpilih yang diolah dan disajikan kepada pengguna sesuai dengan bidang ilmu/minat masing-masing, dan layanan Database (database searches)

V.                Pengambilan keputusan dan Revisi
Keputusan diambil melalui berbagai tahapan di atas. Apabila masih terdapat beberapa kekeliruan atau pertimbangan berbagai hal maka daftar  bahan pustaka yang akan diadakan bissa direvisi kembali pada tahun berjalan.










DAFTAR PUSTAKA
Direktorat Jenderal Dikdasmen.Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama.Jakarta:Diknas, 2002

Perpustakaan Nasional RI, Pedoman Umum Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah.Jakarta:Perpusnas,2000

Indonesia.Undang-undang Republik Indonesia nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jakarta:Perpusnas, 2007

Indonesia.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 25 tahun 2008 tentang Standar tenaga perpustakaan sekolah / madrasah . Jakarta:Diknas,2008

Indonesia.Pedoman Teknis  Pengembangan Koleksi Layanan.Perpusnas.2002.
Indonesia.Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.Perpusnas.2013

http://library.um.ac.id/index.php/Artikel-Pustakawan/prosedur-pengembangan-koleksi-perpustakaan.html  diakses tgl 3 Februari 2014

Minggu, 20 April 2014

Penyiapan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Berdasarkan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah



Penyiapan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Berdasarkan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah



Pertanyaan yang diajukan tentang pengelolaan perpustakaan sekolah.

Panduan penilaian guru dengan tugas tambahan sebagai kepala sekolah
no
Indikator Kinerja
Data Kinerja Kepala Sekolah yang Diharapkan
Kode
Data Otentik yang Diperoleh

Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi perpustakaan secara efektif
Terdapat dokumen penugasan pengelola, tata tertib perpustakaan, koleksi buku pelajaran, referensi, laporan pengadaan buku, pencatatan dan pengkodean buku, data sirkulasi, data kehadiran pengunjung, dan laporan tahunan
a
a. Strategi pembinaan pengelolaan administrasi perpustakaan







b. Laporan pengelolaan per bulan, semester dan tahunan




c. SK penugasan pengelola perpustakaan, struktur organisasi perpustakaan, dan rincian tugasnya




d. tata tertib pengunjung dan peminjam buku perpustakaan




e. pencatatan, pengkodean dan penambahan data koleksi buku, referensi buku fiksi dan nonfiksi







        I.            Pendahuluan
Perpustakaan sekolah adalah salah satu jenis perpustakaan di Indonesia seperti yang tercantum dalam Bab VII pasal 20 UU RI No. 43 tahun 2007. Perpustakaan sekolah merupakan  bagian integral dari lembaga yang bernama sekolah, bukan sesuatu yang berdiri sendiri. Setiap sekolah/madrasah harus menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan standar nasional pendidikan. Perpustakaan sekolah wajib memiliki koleksi buku teks pelajaran yang ditetapkan sebagai buku teks wajib pada satuan pendidikan yang bersangkutan dalam jumlah yang mencukupi untuk melayani semua peserta didik dan pendidik. Selain itu perpustakaan sekolah/madrasah juga mengembangkan koleksi lain yang mendukung pelaksanaan kurikulum pendidikan, mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi dan terakhir mengalokasikan dana 5% dari belanja operasional sekolah/madrasah
Acuan normatif adanya perpustakaan sekolah dan sarana prasarananya yaitu:
1.       UU RI No. 43 tahun 2007 tentang perpustakaan
2.       Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang standar sarana dan prasarana untuk sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah
3.       Permendiknas No. 25 tahun 2008 tentang standar tenaga perpustakaan sekolah/madrasah
4.       Daftar tajuk subyek perpustakaan nasional 2010
5.       Peraturan pengatalogan Indonesia 2007
6.       Terjemahan klasifikasi dewey desimal  edisi ringkas

      II.            Pembinaan pengelolaan administrasi perpustakaan

a.   Strategi pembinaan pengelolaan administrasi perpustakaan sekolah
 Kepala sekolah membuat kebijakan tentang penyelenggaraan perpustakaan sekolah meliputi:
·         Visi misi perpustakaan sekolah
Visi perpustakaan sekolah disesuaikan dengan visi sekolah.
Contoh Visi Perpustakaan
Terwujudnya generasi  berbudaya baca, berpikir kreatif, inovatif dan berakhlak mulia

Misi  perpustakaan sekolah disesuaikan dengan misi sekolah.
Contoh Misi Perpustakaan Sekolah
1. Meningkatkan kualitas layanan
2. Membiasakan budaya baca
3. Menumbuhkan kreatifitas
4. Menumbuhkan akhlak mulia

·         Struktur Organisasi




Kepala Perpustakaan




Pengadaan         Pengolahan     Pelayanan
 

 
·         Pengelola perpustakaan
SK Penugasan

PEMERINTAH KABUPATEN KULON PROGO
DINAS PENDIDIKAN
SMK PGRI

SURAT PENUGASAN
Nomor:            /


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                                    : .......................................
NIP                                         : .......................................
Jabatan                                                : Kepala SMK ...................
Unit Kerja                            : SMK ........................ Kabupaten. Kulon Progo

Memberikan tugas kepada
No
Nama
NIP
Jabatan
Tugas
1



Koordinator Perpustakaan
2



Pengadaan
3



Pengolahan
4



Sirkulasi
5



Komite Sekolah
6



Dewan Sekolah

Untuk melaksanakan kegiatan melaksanakan pengelolaan perpustakaan SMK .........dari tanggal 1 Januari 2013 s/d tanggal 31 Desember 2013            
Wates,
Kepala Sekolah




........................
NIP


·         Rincian Tugas

No
Nama
Jabatan
Uraian Tugas
1

Kepala Sekolah
1.       Memimpin tenaga perpustakaan sekolah
2.       Mengesahkan program  kerja perpustakaan sekolah
3.       Mengevaluasi pelaksanaan program kerja
4.       Mengembangkan perpustakaan
5.       Melakukan pengawasan penggunaan anggaran

2

Koordinator Perpustakaan
1.       Merencanakan program  kerja perpustakaan sekolah
2.       Melaksanakan program kerja perpustakaan
3.       Memantau Pelaksanaan program perpustakaan sekolah
4.       Mengevaluasi program perpustakaan sekolah
5.       Menyusun anggaran perpustakaan
6.       Melakukan promosi dan kerjasama
3

Pengadaan
1.       Mengembangkan koleksi perpustakaan
2.       Mengkoordinasi pemilihan materi perpustakaan bekerjasama dengan tenaga pendidik
3.       Membuat kriteria tentang  buku hadiah dan lembaga donor
4.       Mengevauasi dan menyeleksi sumber daya informasi
5.       Bekerjasama dengan pemangku kepentingan dalam pengembangan koleksi
6.       Melakukan pemesanan, penerimaan, dan pencatatan
7.       Pemberian cap dan Inventarisasi koleksi

4

Pengolahan
1.       Membuat deskripsi bibliografis (pengatalogan) sesuai dengan standar nasional
2.       Menentukan deskripsi subyek dan klasifikasi  menggunakan Dewey Decimal Classification edisi ringkas
3.       Menggunakan daftar tajuk subyek dalam bahasa Indonesia
4.       Membuat kelengkapan koleksi
5.       Menjajarkan kartu katalog
6.       Melakukan perawatan koleksi
7.       Memanfaatkan teknologi infomasi dan komunikasi untuk pengorganisasian dan penelusuran informasi

5

Pelayaan
1.       Merancang dan memberikan jasa informasi
2.       Memberikan layanan baca di tempat
3.       Menyelenggarakan jasa sirkulasi
4.       Merancang dan memberikan jasa referensi
5.       Memberikan bimbingan penggunaan perpustakaan bagi komunitas sekolah
6.       Memberikan bimbingan literasi informasi
7.       Memberikan pelayanan alat permainan edukatif
8.       Memberikan pelayanan audio visual
9.       Menyiapkan dan melaksanakan administrasi keanggotaan perpustakaan
10.   Membuat laporan sirkulasi
6

Dewan Sekolah
1.       Mengembangkan perpustakaan
2.       Mengembangkan koleksi perpustakaan
7

Komite Sekolah
1.       Mengembangkan perpustakaan
2.       Melakukan pengawasan penggunaan anggaran


·         Kebijakan program perpustakaan

PROGRAM KERJA PERPUSTAKAAN
No
Jenis Kegiatan
jul
ags
sep
okt
nov
des
jan
feb
mar
apr
mei
jun
1
Persiapan












2
Penyusunan Sturktur












3
Pengankatan Pengelola












4
Pembagian Tugas












5
Pelayanan Paket












6
Pembuatan Administrasi












7
Penyiapan Kartu anggota












8
Pembagian kartu anggota












9
Pengadaan Koleksi












10
Pengolahan bahan pustaka












11
Pelayanan Sirkulasi












12
Penagihan












13
Pemeliharaan












14
Pengembalian paket












15
Pembuatan Laporan












16
Evaluasi program












·         Kebijakan sarana prasarana perpustakaan
Pengadaan Sarana dan prasarana perpustakaan
Daftar Inventaris Sarana dan prasarana perpustakaan SMK PGRI Sentolo
No
Jenis
Jumlah
Kondisi
1
Meja Koordinator Perpustakaan


2
Meja Sirkulasi


3
Meja Kerja


4
Meja Baca


5
Rak Buku


6
Rak Majalah


7
Rak Display


8
Rak penitipan tas


9
Rak Koran


10
Kursi baca


11
Kursi petugas


12
Kursi sirkulasi


13
Komputer


14
Printer


15
Almari



·         Kebijakan anggaran perpustakaan
Kepala sekolah bersama-sama komite sekolah membuat kebijakan penentuan jumlah anggaran dalam pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan Sekolah tahun berjalan.
b. Laporan pengelolaan per bulan, semester dan tahunan
     Laporan kegiatan perpustakaan
Adapun kegunaan laporan/statisik untuk perpustakaan, antara lain :
a.       Untuk mengetahui keadaan tertentu, misalnya jumlah pengunjung Perpustakaan SMK PGRI Sentolo bulan Juni 2013.
b.      Sebagai dasar pengambilan keputusan/ kebijakan pimpinan perpustakaan :
-          Untuk dasar perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan
-          Untuk control pelaksanaan perencanaan, bila ada kesalahan bisa segera diperbaiki.
-          Untuk dasar evaluasi keberhasilan perpustakaan.
c.       Untuk mengukur tingkat efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan dalam mencapai tujuan.
d.      Untuk menyusun laporan berkala kepada pimpinan (laporan bulanan, laporan triwulan dan laporan tahunan)
e.      Untuk menyediakan data dan informasi siap pakai kepada pihak yang memerlukan sewaktu-waktu, biasanya untuk penelitian.
 Laporan kegiatan perpustakaan meliputi:
1.       Laporan pengadaan koleksi

No
Judul
Pengarang
Penerbit
Jml
Harga
1





2





3












2.       Laporan jumlah koleksi perpustakaan
DAFTAR KOLEKSI PERPUSTAKAAN
BULAN SEPTEMBER 2013











No
Subyek
awal
Perubahan
akhir
Keterangan
Jumlah
Tambah
Kurang
Jumlah
Jdl
Eks
Jdl
Eks
Jdl
Eks
Jdl
Eks
1
Karya Umum (000)









2
Filsafat (100)









3
Agama (200)









4
Ilmu Sosial (300)









5
Bahasa (400)









6
Ilmu Murni (500)









7
Ilmu Terapan (600)









8
Olahraga dan Kesenian (700)









9
Sastra (800)









10
Geografi dan Sejarah (900)









11
Fiksi









12
Kliping dan Laporan









13
Globe









14
Peta









15
Majalah









16
AVA









17
 APE Dakon









18
 APE Catur









19
 APE ...
































Jumlah Bacaan





















Mengetahui






..........., ............2013

Kepala Sekolah






Petugas Perpustakaan























............................................






............................................

............................................






............................................


3.       Laporan peminjaman perpustakaan
Laporan Peminjaman Perpustakaan SMK PGRI Sentolo
Hari ... tanggal ...

Guru
Kelas 1
Kelas 2
Kelas 3
Kelas 4
Kelas 5
Kelas 6
100







200







300







400







500







600







700







800







900









4.       Laporan pengembalian perpustakaan
Laporan Pengembalian Perpustakaan SMK PGRI Sentolo
Hari ... Tanggal ...

Guru
Kelas 1
Kelas 2
Kelas 3
Kelas 4
Kelas 5
Kelas 6
100







200







300







400







500







600







700







800







900








 

5.       Laporan pengunjung perpustakaan

Laporan Pengunjung Perpustakaan SMK PGRI Sentolo.
Bulan ....... Tahun .....

Tgl
Guru
Kelas 1
Kelas 2
Kelas 3
Kelas 4
Kelas 5
Kelas 6
1







2







3







4







5







6







7







8







9







10







11







12







13







14







15







16







17







18







19







20







21







22







23







24







25







26







27







28







29







30







31









 

6.       Laporan anggota perpustakaan
Laporan Jumlah Anggota Perpustakaan SMK PGRI Sentolo
 Bulan ..... Tahun .....
No
Jenis
Jumlah
1
Guru

2
Kelas 1

3
Kelas 2

4
Kelas 3

5
Kelas 4

6


7



Jumlah



7.       Laporan keuangan


Waktu Pembuatan laporan/statistik
Waktu Pembuatan laporan/statistik
1.       Harian
Laporan yang dibuat berdasarkan kejadian atau kegiatan harian per tanggal yang dilaksanakan.

2.       Bulanan
Laporan yang dibuat berdasarkan kumpulan laporan kegiatan harian

3.       Triwulanan
Laporan yang dibuat berdasarkan kumpulan laporan kegiatan bulanan.


4.       Semesteran
Laporan yang dibuat berdasarkan kumpulan laporan kegiatan bulanan dan triwulanan

5.       Tahunan
Laporan yang dibuat berdasarkan kumpulan laporan kegiatan bulanan, triwulanan dan semesteran

   
d. Tata tertib perpustakaan
Tata Tertib Perpustakaan
1.       Di dalam ruang perpustakaan harus menjaga ketertiban dan ketenangan
2.       Tidak boleh  membawa makanan, minuman dan merokok di perpustakaan
3.       Tidak boleh membawa tas ke dalam ruangan perpustakaan
4.       Tidak boleh gaduh/ramai di dalam perpustakaan
5.       Tidak boleh mencorat-coret dan menyobek buku perpustakaan
6.       Kartu anggota hanya boleh digunakan untuk peminjaman bagi pemilik kartu
7.       1 kartu anggota diperbolehkan untuk meminjam 1 eksemplar buku
8.       Peminjaman berlaku untuk waktu 1 minggu
9.       Buku dalam pinjaman yang hilang harus diganti dengan judul yang sama atau diganti uang seharga buku yang hilang.

Jadwal  Jam Pelayanan perpustakaan
Hari
Petugas
Jam
Keterangan
Senin



Selasa



Rabu



Kamis



Jumat



Sabtu




 

e. Pencatatan, pengkodean dan penambahan data koleksi buku paket, referensi buku fiksi dan nonfiksi
1.       Pencatatan
Pencatatan koleksi berupa inventarisasi  koleksi.
Buku inventaris berisikan data tentang tanggal pencatatan, nomor inventaris, pengarang, judul, cetakan, impresum (tempat terbit, penerbit,  tahun terbit) sumber/asal, bahasa , harga dan nomor klasifikasi

Contoh Inventaris Majalah/surat kabar
































Judul
:












Frekuensi Terbit
:








Penerbit
:












Asal
:








Tahun
:












Harga Langganan
:








































Bulan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

25
26
27
28
29
30
Jan































Feb































Mar































Apr































Mei































Jun































Jul































Ags































Sep































Okt































Nov































Des































Contoh Inventaris Buku

Tgl
No inv
Pengarang
Judul
Cet/jil
Impresum
Asal
Bahasa
Harga
Klas






























































2.       Pengkodean / Klasifikasi
Klasifikasi merupakan kegiatan pengelompokan bahan pustaka di perpustakaan menurut golongan atau kelas tertentu dengan menggunakan sistem tertentu yang sudah baku. Pengelompokan ini dilakukan untuk mempermudah petugas perpustakaan dan pemustaka dalam memilih buku yang diinginkan. Untuk perpustakaan sekolah lazim digunakan sistem klasifikasi persepuluhan Dewey atau biasa disebut Dewey Decimal Classification (DDC). Sistem klasifikasi DDC yang akan dipaparkan disini adalah sistem DDC edisi ringkas terjemahan Towa P Hamakonda yang telah disederhanakan sesuai kondisi di Indonesia.

 
Kelas utama dalam DDC adalah sebagai berikut
000         Karya umum
100         Filsafat dan Psikologi
200         Agama
300         Ilmu-ilmu Sosial
400         Bahasa
500         Ilmu-ilmu Murni (Pasti/Alam)
600         Ilmu-ilmu terapan (Teknologi)
700         Kesenian, Hiburan, Olahraga
800         Kesusasteraan
900         Geografi dan Sejarah Umum
Untuk lengkapnya dapat dilihat pada Bagan klasifikasi DDC edisi ringkas
Unsur pokok DDC antara lain indeks relatif dan tabel pembantu,

Cara pemberian klasifikasi
(1)    Penentuan Subyek
Sebelum kita memberikan nomor klasifikasi maka pengklasifikasi harus menentukan subyek bahan pustaka yang akan diberikan nomor klasifikasi. Subyek bahan pustaka bisa dilihat dari judul koleksi, namun apabila belum dapat ditentukan maka dicari dari kata pengantarnya, atau dibaca bab pendahuluan dan seterusnya sampai subyek koleksi dapat ditemukan. Alat yang digunakan adalah Daftar Tajuk Subyek dari Perpustakaan nasional Indonesia.
Judul                                                              Subyek
Matematika kelas V                                matematika
Biologi kelas VI                                          Biologi

(2)    Penentuan nomor klasifikasi
Setelah penentuan subyek koleksi maka dicari dalam indeks subyek yang telah ditentukan tadi. Dari indeks apabila sudah diketemukan langsung kita cek pada bagan lengkap pada nomor yang ditunjukkan pada indeks. Apabila dalam indeks tidak muncul maka kita bisa langsung mencarinya di bagan lengkap DDC.
Subyek                        Indeks DDC                                                                         Bagan Lengkap
Matematika                                510                                                                                         510
Biologi                           574         (dalam Indeks tertulis Ilmu Hayat             574        

Penambahan data koleksi buku paket
Pembuatan dokumen penambahan buku paket pada prpustakaan sekolah. Isi dokumen meliputi Judul, pengarang, penerbit, jumlah dan harga buku/koleksi beserta asal perolehan/ dana.



3.       Penambahan data koleksi buku referensi :
·         Buku non fiksi
Pembuatan dokumen penambahan buku non fiksi pada perpustakaan sekolah. Isi dokumen meliputi Judul, pengarang, penerbit, jumlah dan harga buku/koleksi beserta asal perolehan/ dana.
·         Buku fiksi
Pembuatan dokumen penambahan buku fiksi pada prpustakaan sekolah. Isi dokumen meliputi Judul, pengarang, penerbit, jumlah dan harga buku/koleksi beserta asal perolehan/ dana.






Daftar Pustaka

Direktorat Jenderal Dikdasmen.Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama.Jakarta:Diknas, 2002

Indonesia.Undang-undang Republik Indonesia nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jakarta:Perpusnas, 2007

Indonesia.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 25 tahun 2008 tentang Standar tenaga perpustakaan sekolah/madrasah.Jakarta:Diknas,2008

Perpustakaan Nasional RI. Pedoman Umum Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah.Jakarta:Perpusnas,2000
Perpustakaan Nasional RI. Standar Nasional Perpustakaan (SNP) Bidang Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Perguruan Tinggi.Jakarta:Perpusnas,2011